Tags

, , , ,


cover 2

Author    :    Lydia Jung (@francislydiaa)
Genre    :    Romance
Rating    :     T
Length    :    OneShoot
Words    :    2.192 words

Main Cast    :
–    Lee Taemin SHINee
–    Park Shinyoung (OC)
Other Cast :
–    Suzy Miss A
–    Sehun EXO K
–    Jung Soo Jung f(x)
Hallo semuanya! Disini author bicara! Ini ff author yang kedua. Yang pertama judulnya Summer Ahead. Baca ya! Ini dia! Happy reading all:3
*warning!!! : typo bertebaran!*tebar tipex(?)*

*Author POV*
Pagi itu, Shinyoung berangkat sekolah dengan sangat bersemangat.
“eomma!appa! Shinyoung pergi dulu ya!     Bye bye! Love you!” seru shinyoung
“shinyoung shi! Kau tak mau appa yang antar huh?”
“tak usah appa, aku bisa jalan kaki bersama suzy! Itu lebih sehat! Bye appa!” kata shinyoung sambil keluar dari rumah.
“hah, dasar anak itu..” kata appa shinyoung mengeluarkan nafas.
*Author POV END*
*Shinyoung POV*
Aaaa!~ ini pagi yang indah! Hari ini adalah peringatan hari jadiku dengan taemin! Senangnyaaa! Hari ini dia ajak aku kemana yaa? Duhhh~
“Hei yeoja lucu! Ayo berangkat! Jangan hanya berdiam diri disitu! Dasar bodoh!” teriak suzy padaku.
“ya! Suzy shi! Apa salah aku merasa senang kalo hari ini hari jadianku dengan taemin?!”
“mwo? Aku tak bilang kau salah.. tapi jangan melamun terus! Kita harus pergi sekarang atau kita akan terlambat park shinyoung!!”
“ehh? Ternyata sudah jam segini! Ayo pergi! Kenapa kau diam saja Bae Suzy?!” kataku lalu berlari.
“Yaaa! Park Shinyoung! Kau yang dari tadi melamun terus! Chakkaman shinyoung shi!”
“ahhh, akhirnya kita gak terlambat suz! Haha”
“ya shinyoung, dan aku hampir terlambat karenamu!”
“mwo? Karena ku?”
“Ya!! Kau yang dari tadi melamun terus kan? Dasarr!”
“eh?um? masa? Mianhaeyo suzy shi.. hehe”
Aku tak melihat taemin, dimana dia ya? Batinku.
“hei! Sehun a, apa kau melihat taemin?”
“ani, aku tak melihatnya.. ada apa?”
“aku mau mengucapkan selamat hari jadi kami.. tapi dia tak ada..”
“mungkin dia sedang menemui songsaenim kali di kantor.”
“em.. yasudahlah sehun, gomawo!”
“ne, cheonma, dan selamat hari jadi yaa”
“ne, gomawo sehun.. bye”
Aneh, tak biasanya taemin begini.. ada apa ya? Taemin memang sih dari dulu orangnya dingin, tapi dia tak pernah lupa mengucapkan ‘selamat hari jadi’ padaku. Ada apa ya?
*Shinyoung POV END*
*Taemin POV*
Ahh, aku tak mungkin mengucapkan selamat pada shinyoung kalau sudah begini ceritanya.. kenapa sih appa menyuruhku pergi ke incheon sekarang? Hapeku rusak lagi.. sial banget deh, shinyoung pasti kecarian nihh..
“appa, aku mau ngapain sih ke incheon?”
“aduh taemin shi, halmaeonnie mu ingin menemuimu sekarang juga,, katanya dia sangaaaat merindukanmu. Appa tak tega membuatnya merindukanmu terlalu lama taemin shi.”
“ahh, ne, tapi kapan aku bisa pulang?”
“minggu depan saja kau pulang..”
“mwo? Lama sekali appa!!”
“sudahlah, lagi pula banyak wanita cantik di sana yang mungkin akan menarik hatimu, lagipula kau kan tampan..” cengir appaku.
“aishh appa! Aku sudah punya shinyoung!!”
“ah, ne ne, appa mengerti.. haha, wajahmu itu kalau sudah bicarain shinyoung pasti lucu banget.. hehe”
“aisshh, appa!”
“ne ne..”
“sudahlah! Aku mau pergi saja sekarang.. oh iya appa, hapeku perbaikin ya sesegera mungkin! Arra?”
“ne. Arraseo. Tapi untuk sementara, pakai saja dulu hape ini..” kata appa sambil memberiku hape.
“ne. Gomawo appa. Aku pergi dulu..”
“hati hati ya!”
Di perjalanan ke incheon, aku merasa sangat gelisah.. aku takut shinyoung akan marah karena aku tak menghubunginya. Aku memang benar-benar suka padanya. Entah sejak kapan aku suka padanya, mungkin itu karena kebodohan dan kepolosannya itu, aku jadi suka padanya..
*Flashback*
Hari ini hari pertama di semester baru kelas 1 di Seoul Music and Art  High School. Hari pertama itu memang sangat canggung. Taemin bingung karena semua yeoja di sekolah itu selalu menatapnya. Entah kenapa taemin tak peduli. Lalu ketika taemin sedang di kantin, dia bertemu Sehun, dia adalah teman namja pertama taemin di SMA.
Brukkkkk!!!
“aduhh!” rintih taemin.
“auww.. mianhae.. jeongmal mianhae..”kata yeoja itu.
“Ya!! Kau! Kalau jalan pakai mata dong!” teriak taemin kesal.
“hah? Kau memarahi ku? Hellow! Kau juga nyadar dongg! Kau sih yang dongo juga! Jalan liat samping kanan kiri, depan belakang kek! Dasar kau! Tampang doang yang bagus! Etika gapunya!”
“beraninya kau!!”
“apa? Mau nonjok aku sampe bonyok? Nihh! Tonjok nih kalo berani!” kata yeoja itu menantang taemin.
“ah! Sudahlah aku malas bertengkar dengan yeoja bodoh sepertimu!” kata taemin lalu meninggalkan yeoja itu.
“mwo?ya! dasar kau!! Sini sini kalo berani!! Aishhh..!!!!” dengus yeoja bernama shinyoung itu.
“aishh, sudahlah shinyoung shi! Namja kayak gitu ga pantes diladenin tauuu!” kata sahabatnya itu,suzy.
“aku kesel tau suzy!”
“udah ah shinyoung, ngapain dipikirin sih?”
“ne.” Jawab shinyoung singkat.
Satu bulan sejak itu, taemin dan shinyoung selalu bertengkar hingga mereka berdua berada dalam satu kelompok pada sebuah tugas yang diberikan oleh ryu songsaenim.
“aishh, kenapa aku bisa satu kelompok dengan namja menyebalkan ini sih??” keluh shinyoung.
“ya!! Kau pikir aku senang apa satu kelompok samamu! Ihh, sorry dorry stoberry ya! Lo itu kamseupay!”teriak taemin pada shinyoung.*taemin korban sinetron.-. abaikan*
“sudahlah cepat kerjakan tugas ini supaya aku bisa cepat berpisah denganmu!”
“yasudah cepat kerjakan!”
4 jam kemudian…
“hei, shinyoung ya, ini baga.. dia sudah tidur????! Berani banget dia! Woi! Shinyoung! Ire..” tiba-tiba taemin menghentikan kata-katanya dan menatapnya dengan lembut.
‘kenapa denganku? Kenapa aku berdebar-debar?’ batin taemin
“huammm.. aku capek bangett! Ya! Lee Taemin! Kenapa kau menatapmu seperti itu?!”
“a.. ani! Berani sekali kau tidur di saat seperti ini ha?!”
“ahh, mianhae, aku sangat lelahh.. kemarin aku hanya tidur 2 jam karena membantu adikku mengerjakan tugasnya..”
“kau punya adik?”
“ne, aku punya 2 adik laki-laki dan 1 adik perempuan”
“pantesan..”
“kenapa?”
“kau sangat cerewet..”
“ya! Apa kau ingin di..” belum selesai shinyoung bicara, taemin memotongnya.
“tapi sangat manisss” kata taemin tersenyum lembut. Dia tak sadar apa yang sudah dikatakannya. Wajah Shinyoung memerah.
“a..ani! bu..bukan itu ma..maksudku!” kata taemin. Wajah shinyoung memerah. Tapi bagi taemin dia memang benar-benar manis. Lalu taemin sadar kalau dia menyukai Shinyoung.
“Shinyoung shi, aku menyukaimu..” kata taemin.
“ne..neurago?”kata shinyoung tersipu-sipu.
“Ya! Haruskah aku mengulang perkataanku! Ani! Aku tak mau!”
“em.. hahaha, taemin shi, kau sangat angkuh dan gengsi, tapi aku tak tahu kenapa, aku juga menyukaimu..” kata shinyoung sambil tersenyum dan membuat taemin tersenyum juga.
*Flashback OFF*
Ahh, shinyoung, aku merindukanmu walau hanya semenit tak bertemu..
“Kita akan segera sampai di Incheon, mohon semuanya periksa barang bawaan anda……”
*Setiba di rumah halmaeonni*
“aihh! Taemin cucuku, sudah besar ya..”
“halmaeonni, lama gak ketemu ya..”
“ne.. bogoshipeo taemin ahh..”
“ne.. bogoshipeo halmaeonni..”
“ayo duduk dan bicara-bicara dulu..”
“ne.”
Taemin berbincang bincang terus dengan halmaeonni nya tentang shinyoung dan halmaeonni nya terlihat sangat senang mendengar tentang shinyoung. Sementara itu, seorang yeoja masuk ke rumah itu.
“aih..  soo jung shi, kau sudah datang..”
“ne halmaeonni..”
“ah, soo jung shi, kenalkan ini cucuku, taemin, dia tinggal di seoul dan datang ke mari untuk menjengukku..”
“annyeong, taemin imnida.”ucapku.
“ne. Annyeong, soo jung imnida.” Balasnya.
“ah, soo jung shi, tolong temani taemin jalan-jalan besok. Dia harus tau daerah-daerah di incheon agar tidak tersesat.”
“ah, ne halmaeonni, aku pamit dulu ya, annyeong”
“ne. Hati hati soo jung shi..”
“ne, arraseo halmaeonni..”
Soo jung meninggalkan aku dan halmeonni, halmeonni terlihat sangat menyukai soo jung.
“dia cantik kan taemin ah?”
“ah? Ne.” Jawabku singkat.
“namanya adalah Jung Soo Jung. Dia tinggal bersama ibunya disini. Ayahnya sudah lama meninggal karena sakit kanker. Tapi dia adalah anak yang ceria dan baik. Dia selalu menemani halmaeonni disini. Hehe”
“oh. Kelihatannya halmaeonnni sangat menyukainya ya. Baguslah, aku jadi tak terlalu khawatir lagi, karena ada yang mau datang menghinur halmaeonni. Eum, aku lelah halmaeonni. Boleh aku istirahat?”tanyaku.
“ah ne. Tidurlah dulu taemin ah, besok kau akan jalan jalan dengan soo jung.”
*Taemin POV END*
*Shinyoung POV*
Ahhh, ini menyebalkan! Kenapa taemin belum menghubungiku? Ini sudah 2 hari!
“Shinyoung, siapkan barang-barangmu, kita akan ke incheon besok..”
“apa? Kenapa eomma? Ada acara apa?”
“kita akan pindah ke sana besok.”
“hah? Kenapa tiba-tiba sekali?! Bagaimana dengan sekolahku?”
“eomma sudah mendaftarkanmu di Incheon International School dan sudah mengurus kepindahanmu dari sekolahmu yang sekarang. Tenang saja.”
Ya Tuhan! Kenapa seperti ini jadinya? Taemin tidak menghubungiku dan kami akan segera pindah ke Incheon. Bagaimana ini?! aku menangis di kamarku dan kukeluarkan semua air mata dan kesedihanku di ruangan yang kuanggap paling aman.
*skip*
Hari ini adalah hari keberangkatanku ke Incheon. Aku belum mengabari taemin tentang ini, dan dia juga belum menghubungiku sampai detik ini. mungkin jalan satu-satunya adalah putu. Walaupun aku tak ingin putus dengannya, aku harus. Karena dia belum menghubungiku selama 3 hari terakhir ini dan aku akan segera pindah ke incheon.
*skip*
Aku sudah tiba di incheon dan aku langsung berjalan-jalan mengelilingi incheon. Mataku tiba-tiba berhenti dan fokus pada 2 orang yang sedang berjalan-jalan sambil tertawa bersama. Aku mengenal namja itu. Dia adalah taemin. Dan dia bersama yeoja lain. Tak dapat kubendung air mataku. Aku berlari ke tempat yang paling sepi dan menangis. Aku menangis, menangis dan menangis. Aku sesali semua yang telah kulakukan aku menyesal sudah pernah percaya pada taemin. Aku menyesal! Aku sungguh menyesal! Aku pulang ke rumah untuk menenangkan diriku.
*skip*
Esoknya, aku pergi lagi keluar untuk menghibur diriku. Dan lagi, aku melihat taemin bersama yeoja yang kulihat bersamanya kemarin. Aku sudah tidak kuat lagi. Aku menghampirinya dan taemin sangat terkejut melihatku.
“Shi..Shinyoung shi? A..apa yang kau lakukan disini?” tanya taemin padaku.
“bukankah seharusnya itu pertanyaanku lee taemin?! Apa yang kau lakukan disini?! Dan siapa yeoja ini?!”
“ahh, aku disini untuk menemui halmaeonni ku shinyoung shi, tapi kenapa kau disini?”
“yang kau temui itu siapa sih? Halmaeonni mu atau yeoja ini?! kenapa kau bertanya apa yang kulakukan disini? Apa pedulimu?! Bahkan kau tak menghubungiku selama 4 hari taemin shi! Apa kau pikir aku ini robot yang bisa kau permainkan begitu saja?! Hah?! Aku cemas padamu! Bahkan pada hari peringatan kita pun kau tak memberi ku ucapan selamat! Aku.. aku.. aku benar benar bodoh percaya padamu!!” air mataku sudah tak bisa kubendung lagi. Aku menangis sekuat-kuatnya disitu. Lalu eonnie ku melihatku, dan menghampiriku.
“Shinyoung! Apa yang kau lakukan disini? Apa yang terjadi? Kenapa kau menangis?!” tanya tiffany eonnie padaku. Dia melihat didepannya terlihat namjachinguku yang sedang bersama yeoja lain. Dia menampar Taemin dan memarahi Taemin.
“apa yang sudah kau lakukan pada Shinyoung hah?! Kenapa dia menangis?! Apa ini semua gara-gara kau?!”
“noona, a..aku aku tak bermaksud begitu.. ini hanya salah paham!”
“sudahlah! Jangan banyak alasan Taemin shi! Aku muak melihatmu! Jangan lagi pernah menemui Shinyoung!”
“Shinyoung, ayo kita pulang.”
Aku mengikuti eonnie ku pulang dan meninggalkan Taemin dengan gadis itu disitu.
*skip*
“shinyoung, apa yang terjadi tadi?”
“aku melihat taemin dengan yeoja lain tadi. Aku tak mau mendengarkan penjelasannya karena aku takut dengan apa yang akan dikatakannya nantinya eonni. Aku takut.. hiks”
“Shinyoung, apa tak lebih baik jika kau bicara dulu dengannya? Mungkin saja yoeja itu adalah adiknya kan?”
“aku tak tahu eonnie. Hanya saja emosiku sudah melingkupi seluruh tubuhku tadi.”
“ah yasudahlah. Lebih baik sekarang kau tenangkan dirimu dulu ya.”
“ne. Gomawoyo eonnie.” Kataku tersenyum.
“ne.” Jawab tifanny eonnie.
*Shinyoung POV END*
*Taemin POV*
Apa yang dilakukan Shinyoung disini?! Aku harus mencarinya dan menjelaskan padanya ini semua salah paham! Aku pun mengikuti Tiffany noona dan Shinyoung tadi untuk mengetahui dimana mereka tinggal. Dan aku menemukan mereka. Aku melihat tiffany noona disitu dan aku menyapanya.
“annyeong noona.”
“taemin shi?! Untuk apa kau disini?! Aku sudah bilang padamu jangan temui Shinyoung lagi!”
“tapi noona! Semua ini hanya salah paham! Aku dan Soo Jung, kami hanya berteman! Soo Jung itu sudah punya pacar! Namanya Choi Minho. Aku dan dia hanya berteman biasa! Halmaeonni ku yang menyuruhnya untuk menemaniku jalan-jalan di incheon. Kami sama sekali tak punya hubungan apa-apa!”
“apa aku bisa percaya dengan kata-katamu itu taemin shi?”
“noona, aku berani bersumpah atas semua kata-kataku tadi.”
“baiklah. Aku akan membantumu taemin. Tapi jika kau ketahuan bohong. Lihat saja. Kau tidak akan selamat dariku.”
“ne.” Jawabku singkat.
*Taemin POV END*
*Shinyoung POV*
Aku masih tak percaya Taemin menghianatiku. Aku tak percaya!
“Shinyoung, apa kau tidur?”
“ani eonnie, aku tak tidur, masuklah.”
“Shinyoung, keluarlah, ada tamu yang ingin bicara padamu.”
“eh?siapa eonnie? Aku bahkan belum punya teman disini.”
“turun sajalah dan lihat.”
“ne.”
Aku turun kebawah dan terkejut mendapati siapa yang ada di hadapanku sekarang.
“taemin shi, apa yang kau lakukan disini?”
“Shinyoung ya, kau hanya salah paham. Aku dan Soo Jung hanya teman biasa. Dia sudah punya pacar. Aku aku juga sudah punya kau, yeojachinguku yang manis. Percayalah padaku Shinyoung.”
“apakah masih bisa aku percaya padamu? Sedangkan kau sama sekali tak menghubungiku 5 hari ini?!”
“Shinyoung,  dengarlah.. aku bukannya tak mau menghubungimu, tapi hapeku rusak dan aku berganti hape.  Hapeku yang ini sama sekali tidak punya kontak siapapun kecuali eomma dan appa ku. Aku tahu aku terlambat, tapi, Happy Anniversary Shinyoung. Aku mohon, maafkanlah aku. Aku tak mau hubungan kita berakhir disini..”
“aku pun tak ingin kita berpisah! Tapi aku akan menetap disini Taemin. Disini! Di incheon! Apa kau masih tetap melanjutkan hubungan ini taemin shi?”
“aku akan tetap mempertahankanmu selamanya sampai aku maut menjemputku Shinyoung. Yang kubutuhkan saat ini adalah kepercayaanmu padaku.”
“a.. aku percaya padamu taemin shi.. jadi berjanjilah padaku kau tidak akan pernah begini lagi..”
“aku berjanji Shinyoung ya. Aku berjanji. Saranghae. Jeongmal Saranghae” kata Taemin padaku lalu dia mencium bibirku dengan lembut selama beberapa saat.
“ne. Nado Saranghae Oppa”
END

Wahh selesai juga readers! Chingu aku butuh banget nih komentar dan support dari kalian supaya aku tetep bisa semangat lagi lanjutin Ffnya. Mian ya kalo aku banyak salah. See you on next FF!