Tags

, , , , , , ,


Image

Summer Ahead Chapter 3
Author:     Lydia Jung (@francislydiaa)
Genre    :    Romance,School Life
Rating:     T
Length:    Multichapter
Words:    1.146 words.


Main Cast:
–    Tao EXO-M
–    Luhan EXO-M
–    Sulli f(x)
–    Jessica SNSD
–    Krystal f(x)
Other  Cast:
–    Sooyoung SNSD
–    Chanyeol EXO K
–    Yoona SNSD
–    Donghae Suju
–    Baekhyun EXO K
–    Kris EXO M

Chapter 1/Chapter 2

Annyeong lagi chingu~ Disini author kembali dengan membawa chapter terbaru Summer Ahead. Mian kalo nunggunya lama chingu.. abis author sibuk mau UN dan cari SMA  hehe.. doain ya chingu supaya author lulus! *tebar lope lope* dan eh, entaran udh mau exo comeback ya? Author juga lagi nungguin lhoo;;) ayo exo! Hwaitinggg! xDDDD

*author POV*

‘Jadi Sulli amnesia?! Lalu bagaimana denganku? Aku masih menyukainya! Apa aku harus mengulang semuanya dari awal lagi?!’ batin Luhan
Terlihat ekspresi kecemasan di wajah Luhan yang membuat Tao kebingungan.
“Kamu kenapa, Han?” tanya tao
“Aku ga tau tao, aku cuma masih ga nyangka kalo Sulli bakal lupain aku setelah aku pindah ke Incheon.”
“Sudahlah, Han. Siapa yang menduga kan Sulli bakal kecelakaan waktu itu. Aku yakin kok dia bakal ingat sama kamu dan kalian bisa saling bersama lagi.”
“haha, amin.. amin deh tao”
“aku udah selesai ganti baju nih! Kajja kita makan malam dulu!” kata Sulli yang baru selesai ganti baju.
“ah, gapapa nih Sulli ah?” tanya Luhan meyakinkan.
“iya gapapa kok Luhan shi. Kamu kan temen baruku.”

*authorr POV end*
*Luhan POV*

Dheggg!
Aku merasa tak enak ketika Sulli bilang kalo aku adalah teman barunya. Kenapa dia bilang gitu? Ah! Xi Lu Han! Sadarlah! Sulli sedang tak ingat siapa dirimu!!!

*skip*

“ah, ini makan malam yang lezat, ahjumma!” sahutku
“ah, Luhan, kau ini bisa saja.. haha”
“beneran kok ahjumma! Aku pernah mencoba masakan ahjumma waktu kecil, tapi sekarang rasanya benar-benar tambah enak!”
“ahaha, gomawo Luhan shi. Kau pun tambah ganteng ya sekarang.. tao juga begitu.. dulu tao itu kan anaknya periang dan manja, sekarang kamu ini kelihatannya lebih pendiam ya..”
“ahaha, masa sih ahjumma? Rasanya biasa aja deh..” jawab tao
“iya ahjumma aja smpe kaget..”
“eomma, ada apa ini? kenapa eomma bisa tau masa kecil Lu Han?”

Aduuhh! Kami semua lupa kalau sulli ada disitu! Dia pasti kebingungan!! Gimana nih??

*Luhan POV end*
*Sulli POV*

Kenapaa eomma begitu dekat dengan Luhan? Apa hubungan eomma dengan Lu Han? Apakah aku mengenalnya? Aku bingung! Apalagi tadi pagi Luhan bertanya apakah aku masih mengenalnya. Apakah aku pernah mengenalnya?
“Eomma, ada apa ini? kenapa eomma tahu masa kecil Luhan?” tanyaku
Mereka semua terlihat kaget dan bingung.
“eomma, ada apa ini?” tanyaku lagi.
“ah.. i..itu ga ada apa apa kok Sulli ah. Eomma hanya mengenal orangtua Luhan waktu kecil.”
“jadi aku mengenalnya? Kenapa aku tak pernah tahu?”
“ah, itu, kamu tidak mengenalnya.. kamu tak pernah bertemu Luhan sebelumnya. Karena hanya eomma yang bertemu dengannya sewaktu kalian kecil. Eomma sering jalan-jalan bareng eomma luhan dan luhan.”
“jinjja? Tapi, Luhan shi ken..”
“Sudahlah Sulli, kau tak mengenal Luhan. Luhan adalah teman barumu. Itu saja cukup jangan banyak bicara.” Potong tao
“ah.. ne tao shi”

*Sulli  POV end*
*Tao POV*

“ah, sudah malam.. kami pulang dulu ya ahjumma. Gomawo buat makanan yang lezat tadi.”
“ah ne, tao shi. Lain kali datang lah lagi.”
“ne ahjumma”
“ah! Tunggu sebentar!” panggil ahjumma pada kami. Sontak kami pun berhenti,
“Luhan shi, ahjumma minta maaf untuk kebohongan tadi ya. Ahjumma hanya tak mau Sulli sakit lagi.” Kata ahjumma pada Luhan.
“ah, ne. Gwaenchana ahjumma. Aku juga mengerti kok kalo Sulli tidak bisa mengingatku saat ini.” jawab Luhan.
“dan tao, mungkin saat ini sulli hanya kamu namja yg dikenal sulli dengan dekat. Ahjumma harap, kamu mau menjaganya dan membantunya mengingat luhan perlahan-lahan.”
“ne ahjumma. Kami pergi dulu ya..”
“ne.” Jawab ahjuma.
“tao shi!!! Luhan shi!! Hati hati ya!!” teriak Sulli.
“ne!!” jawabku dan luhan kompak

*skip*

Di perjalanan pulang aku melihat luhan sedikit kecewa.
“sudahlah Luhan, kan aku udah bilang, nanti juga sulli bakal ingat sama kamu. Kamu ga usah khawatir.”
“iya tao, tapi aku cuma ga nyangka kalo sulli bakal kecelakaan waktu itu. Tapi kalau boleh aku tahu, sebenarnya bagaimana sih kejadiannya?” tanya luhan.
Dheggg! Tiba tiba jantungku berdetak. Ya, itu benar kejadian itu adalah kejadian paling pahit dalam hidupku.

*Flashback*
“ah, hari ini ulang tahun luhan! Aku akan ke incheon untuk menemuinya!” kata sulli bersemangat
“tapi sulli ah, kamu mau naik apa ke incheon?”
“tentu saja naik bus tao pabbo! Aku harus kesana hari ini adalah ulang tahun pacar masa depanku” kata sulli. Saat itu tao kecil hanya sakit hati mendengar perkataan sulli yang mengatakan kalo luhan itu pacar masa depannya.*tao kasian, sini sama author aja, author juga gak kalah cantik kok sama sulli /plakkk/ digibeng exotic* *abaikan*
“oh..” jawab tao singkat.
Kemudian Sulli pergi tanpa sepengetahuan orangtuanya dan tao. Dan diperjalanan menuju terminal bus, Sulli tak melihat ada mobil melaju kencang di depannya dan..
BRAKKK!  Mobil yang melaju tersebut menabrak Sulli kecil.
Sulli dirawat di Seoul International Hospital. Orangtua Sulli di telfon dan mereka langsung datang. eomma sulli lebih lagi menangis melihat keadaan sulli sedangkan appa sulli berusaha menenangkan ibu sulli dan segera menghubungi keluarganya dan keluarga tao yang di anggapnya penting bagi sulli. Appa sulli juga menghubungi keluarga Luhan, hanya saja ayah Luhan tak menceritakannya pada luhan karena takut luhan akan khawatir. Apalagi mereka sedang di incheon dan tak ada waktu yang memungkinkan bagi mereka untuk ke seoul.
Tao dan keluarganya datang mengunjungi Sulli.
“ahjumma, udah, jangan nangis, sulli bakal baik-baik aja kok. Aku yakin.” Kata tao berusaha menghibur eomma sulli *aduh bayangin deh imutnya tao kecil ngomong gitu! *abaikan**
“gomawo tao shi. Kamu sangat baik..” kata eomma sulli terisak-isak sambil tersenyum.
“pak choi..” kemudian dokter keluar dari ruangan dan menemui mereka di ruang tunggu.
“ya dokter, bagaimana keadaan putri saya?”
“sulli shi, kehilangan ingatannya sebagian. Mungkin yang di ingatnya hanyalah orang orang yang memiliki hubungan darah dengannya. Tapi kalau orang lain, kemungkinan besar dia akan lupa akan mereka. Tapi dia tidak apa apa. Hanya saja itu tadi..”
“jadi dok, tak ada cara untuk mengingatkan sulli tentang semua orang?”
“kalau kita memaksanya untuk mengingat, itu akan menjadi ancaman bagi kesehatannya. Mungkin lebih baik jika dia mengingatnya perlahan lahan.”
“gamshabnida dok..”
“ne”  saat itu juga seluruh orang yang ada disitu menangis. Tak terkecuali tao. Dia sangat terpukul kalau sulli akan melupakannya. Dia berpikir itu artinya dia harus mengulang semuanya dari awal. Saat itu, Sulli berumur 8 tahun. Dia keluar dari rumah sakit 2 minggu setelah kejadian itu. Tao tak mau menemui sulli karena takut akan ditolak oleh sulli. Akhirnya, sejak 1 tahun setelah kejadian itu, tao melihat sulli sendiri dan menghampirinya.*untuk lebih lengkap liat flashback di chapter 1* sejak saat itulah dia dan sulli mulai berteman lagi walau mereka mengulang semuanya dari awal.

*Flashback End*

“ternyata untukmu mengenal sulli kembali sangatlah sulit tao shi. Ternyata tak hanya aku yang dilupakannya. Haha” canda luhan padaku.
“ah, sudahlah. Aku sudah sampai. Hati hati ya, Han.” Kataku
“ne. Malam tao! Aku pergi ya” jawab luhan.
“nee”
Segitu dulu ya chingu.. hehe comment dong chingu biar aku semangat dan updatenya jadi lebih cepat! xDDDD~