3701853-mapple-leafs-autumn-background

Author          : Lydia Jung (@francislydiaa)

Genre           :Romance,School Life

Rating           : T

Length          :Multichapter

Words           :1.040 words.

Main Cast:

–           Tao EXO-M

–           Luhan EXO-K

–           Sulli f(x)

–           Jessica SNSD

Other  Cast:

–           Sooyoung SNSD

–           Chanyeol EXO K

–           Yoona SNSD

–           Donghae Suju

–           Baekhyun EXO K

–           Krystal f(x)

Annyeonghaseyo chingudeul!^^ author kembali dengan membawa chapter terbaru dari Summer Ahead lho’3’)/ author mau kasih pengumuman, kalo misalnya comment dan like bareng visited nya nambah banyak, author mau ngepost double chapter.. tapi kalo commentnya nambah doangg-3-. Author lagi kesel sih, gara-gara exo comeback diulur-ulur mulu sama om soo-man-_- oke deh langsung aja, ini diaaa, Summer Ahead Chapter 6!! Oh iya! Sekalian! Ini ff adalah murni imajinasi author. Jadi please jangan ada plagiat, ato pun bashing oke?!~ oke. Langsung aja yaaa~~~

*WARNING!! TYPO BERTEBARAN!!😄

Chapter 1/Chapter 2/Chapter 3/Chapter 4/Chapter 5/Chapter 6/Chapter 7

Summer Ahead..

*Sulli POV*

“eon! Aku sudah sampai! Dimana tao?”

“ah, dia ada di dalam kamarnya, eon baru saja sampai membeli makanan untuknya tadi.”

“ah, arraseo!”

Aku berlari ke kamar tao. Tapi aku melihat pemandangan yang membuat hatiku sakit bagaikan diiris oleh pisau yang tajam. Dan aku langsung menangis. Aku melihat Jessica sunbae mencium bibir Tao yang sedang tertidur itu..

Aku tak lagi berani memasuki ruangan itu karena Jessica sunbae mencium bibir tao. Aku hanya bisa menangis di depan pintu sambil menyesal dalam hati. Seharusnya aku yang berada disana dan mencium Tao, bukan Jessica sunbae!

“Sulli! Kami sudah sampai!” aku melirik ke belakang. Lalu kulihat, Luhan, Krystal, Baekhyun, Kai, Chanyeol, dan Sooyoung sudah datang.

“Sulli ya, apa kau menangis?” Aku baru sadar kalau aku belum mengusap air mataku. Jadi aku segera menghapusnya.

“ah, ani, aku tak menangis Krystal ya.”

“jinjja? Tapi pipimu basah sulli. Ceritalah pada kami..”

“ani.. aku hanya terharu karena akhirnya tao sudah sadar..”

“jinjja? Lalu kenapa kau masih diluar sulli ah?” tanya baekhyun.

“ah, ada Jessica songsaenim di dalam. Aku jadi tak enak padanya.”

“mwo? Jessica songsaenim di dalam?!” tanya chanyeol dengan ekspresi senang bercampur kaget.

“ne.”

“baekhyun! Kajja kita masuk!”

“ne. c’mon chanyeol!!” lalu mereka berdua berjalan dengan semangat. Sooyoung hanya memanyungkan bibirnya pada chanyeol seakan berkata,’awas kau chanyeol, lihat saja pembalasanku’.

“ah, untuk apa kita ada diluar sini? Kajja kita masuk. Aku sudah tidak sabar melihat wajah pangeran tampan sekolah kita itu..” kata sooyoung.

“ne. kajja.”

*Sulli POV END*

****

*Tao POV*

Perasaan apa ini? Kenapa bibirku terasa seperti baru bersentuhan dengan bibir seseorang? Aku seperti mengingat momen ketika aku mencium Jessica sunbae untuk pertama kalinya. Mungkin aku hanya bermimpi.

“Tao sii, jeongmal mianhae untuk semua perbuatanku padamu dulu hiks.. naega, jeongmal saranghae tao sii.. aku benar-benar masih mencintaimu.. hiks”

Apa ini?! Kenapa aku merasa ini semua bukan mimpi?! Tuhan jangan buat ku berharap jika memang aku tidak lagi punya kesempatan untuk mendapatkannya!

Aku merasakan ada yang jatuh di pipiku. Pipiku basah! Tuhan, apakah ini mimpi?! Kubuka mataku, dan kulihat Jessica sunbae tepat di depan mataku.

“Jessica sunbae?”

“ah, tao sii..”

“waeyo?” kucoba untuk duduk. Tapi badanku terlalu lemah untuk duduk.

“ah, andwae tao sii, tidurlah saja..”

“ne. sunbae, apa kau baru saja menangis?”

“ah, ini? A.. ani.. aku tidak menangis..”

“aku sudah mengenalmu sunbae, uljimma..”

“tao, hiks.. kenapa kau masih belum berubah?! Padahal aku sudah banyak menyakitimu.. hiks”

“itu sudah berlalu sunbae, kau tak perlu mengungkitnya lagi..”

Lalu tiba-tiba Chanyeol dan Baekhyun dari kelas 2-1 datang. Mereka sepertinya mendengar pembicaraan kami tadi dan mereka terlihat sangat kaget.

“songsaenim, kenapa kau disini?”

“aku membantu tao..”

“jinjja? Whaa, ternyata selain cantik ternyata songsaenim juga perhatian.. haha”kata chanyeol.

“gomawoyo chanyeol sii.”

“ne songsaenim.”

“oh iya, kenapa kalian disini?”

“kami ingin menjengukmu tao sii.” Jawab baekhyun.

“oh ya? Gomawoyo.. apa kalian hanya datang berdua?”

“ah ani tao, kami bersama krystal,luhan,kai, dan sooyoung”

“lalu bagaimana dengan sulli?”

“ah, dia, td dia sudah sampai di tempat ini lebih dulu. Tapi kami heran kenapa dia tidak langsung masuk. Jadi sepertinya mereka masih berbincang-bincang dulu.”

“ah, jinjja?”

“ne. arraseo.”

Lalu tiba-tiba saja, Luhan, Kai, Sooyoung,Krystal, dan Sulli masuk ke ruanganku.

“Tao sii, bagaimana keadaanmu?” tanya kai.

“ah, gwaenchana kai sii. Apa kau merindukanku?”

“ahaha, kauu ini! Sedang sakit juga masih bisa bertanya seperti itu.ne bogoshipeo..”

“nado. Haha”

“tao, gimana? Udah enakan?” tanya luhan.

“ne. aku sudah merasa lebih baik.”

“ah, syukurlah.”

“tao sii, bogoshipeoo! Sebenarnya tak hanya aku yang rindu padamu, tapi yeoja2 di sekolah kita juga, mereka bilang, sekolah tak menyenangkan jika taka da pangeran tampan sepertimu.” Kata sooyoung centil.

“ahaha, nado bogoshipeoo..”

“jinjja? Wowww!”

“aishh, sudahlah sooyoung ya, ada aku yang tampan disekolahh..” kata chanyeol.

“ya!! Apa maksudmu Park Chanyeol?! Bahkan kau tak jauh lebih baik dari Tao!”

“aish! Kau ini! Kau juga tak lebih baik dari Sooyoung songsaenim!”

“arghhhh!!!!! Sini kau park chanyeol!” lalu mereka kejar2an seperti tom and jerry di kamarku(?) ahaha.

“apakah mereka selalu begitu?” tanyaku pada baekhyun.

“yahh, sepertinya begituu..”

“sudahlah, abaikan saja mereka. Oh iya tao si, jika kau tak keberatan aku ingin tahu bagaimana kejadian itu bisa terjadi?” tanya krystal.

“ah, kemarin aku sangat mengantuk saat menyetir, lalu tanpa kulihat, ada sebuah truk yang melanggar lalu lintas, dan dia menabrakku..”

“aih! Jinjja?! Sebuah truk?!”

“ne.”

“itu mengerikan sekali!”

“haha, kau benar, kufikir aku akan segera mati saat itu.”

*Tao POV END*

****

*Luhan POV*

Aku heran, mungkin taka da yang memperhatikan, tapi aku memperhatikan sulli. Mungkinn itu karena aku menyukainya. Sulli terlihat sangat sedih di sudut ruangan sambil memperhatikan tao. Jadi aku memutuskan untuk menemaninya.

“Sulli, kenapa denganmu? Kenapa kau hanya duduk disini saja? Kau tak ingin ngobrol dengan tao dan yang lain?”

“aniyo luhan sii, aku hanya sedang lelah.”

“sulli, aku sudah mengenalmu selama 18 tahun, kau tak bisa bohong padaku. Kajja, ikut aku.”

****

“Sulli sebenarnya ada apa?”

“hiks.. aku tak tahu apa aku harus katakan ini padamu Luhan, tapi aku tak tahan melihat tao dan Jessica sunbae tadi..”

“wae?”

“aku melihat Jessica sunbae mencium tao, luhan.. hiks hiks..”

“menangislah sulli, menangislah sampai kau puas.. aku akan biarkan pundakku menjadi sandaranmu..”

Lalu sulli menagis sekuat-kuatnya di pundakku. Aku memeluknya. Menangisllah sulli, tangisilah tao sampai puas, lalu datanglah kepadaku..

To Be Continue..

Annyeong Chingudeul? Gimana menurut kalian? Udah mulai kerasa gak klimaksnya? Mian kalo aku bnyk typo selama ngetiknya ya-_- soalnya juga aku buru-buru ngetiknya.. haha. Oke deh itu dulu. See you on Chapter 9!!!~