Tags

, , ,


the last day

Author : Lydia Jung (@francislydiaa)

Genre  :Romance,Tragedy,Sad

Rating  : T

Length : Chaptered

Cast:

–           Krystal f(x)

–           Kai EXO-K

–           Sehun EXO-K

–           Sulli f(x)

Even this is the last day of my life, I wont give up on my love for you..”
krystal jung

Krystal, Kai, Sehun dan Sulli. Merekalah 4 orang sahabat yang selalu bersama. Dalam suka, maupun duka. Tak peduli apa yang terjadi, mereka tetap bersahabat.

Mereka sekarang duduk di kelas 2 SD. Karena alasan pekerjaan, ayah Krystal dipindah tugaskan ke Amerika. Walaupun Krystal tidak ingin meninggalkan Korea, dia harus pergi meninggalkan Korea.

Hari ini adalah hari keberangkatan Krystal ke Amerika. Sehun, Sulli, dan Kai datang ke rumah Krystal untuk pertemuan terakhir mereka.

“Krystal, baik-baik ya disana, jangan lupakan kami. Kami selalu menyayangimu apapun yang terjadi.” Kata Sulli pada Krystal.

Ne, Sulli ah. Aku tak akan pernah bisa melupakan kalian semua dan semua kenangan yang kita buat selama aku disini. Tak akan pernah.” Jawab Krystal.

“Krys, jaga dirimu baik baik ya. Dan kembalilah ke Korea.” Kata Sehun pada Krystal.

Ne, Sehun ah. Aku akan berjanji aku pasti kembali. Gomawo.” Jawab Krystal pada Sehun.

Dan terakhir, adalah Kai, dia sangat sedih atas kepergian Krystal. Kai menyukai Krystal sejak mereka bersahabat. Tapi apa yang bisa diperbuatnya? Dia masih kecil.

“Kai ah. Jangan sedih, kita akan bertemu lagi.” Kata Krystal pada Kai.

Ne Krystal ah. Aku tahu itu. Tapi aku hanya akan merindukanmu.”

Nado. Aku pun akan merindukan kalian semua. Gwaenchana Kai ah, aku akan kembali.”

Ne, Krystal ah. Ini, untukmu. Simpanlah ini. Kau bisa memeluknya saat kau merindukanku.” Kata Kai sambil memberikan sebuah boneka beruang kecil.

Gomawo, Kai ah.” Kata Krystal lalu mencium pipi kanan Kai, yang membuat Kai tersipu-sipu.

“Krystal! Kajja, kita harus berangkat sekarang! Nanti kita ketinggalan pesawat!” teriak eomma Krystal dari dalam mobil.

Ne Eomma! Sulli, Sehun, Krystal, aku berangkat dulu. Annyeong! Jaga diri kalian baik baik, ne?” kata Krystal lalu memeluk ketiga sahabatnya itu.

****

5 bulan kemudian..                                                                                                                                   

Amerika.

Eomma, sebentar ya, aku ingin melihat boneka disebrang sana.” Kata Krystal padaeommanya.

Aniya Krystal ah! Terlalu berbahaya untukmu menyebrang kesana.” Jawab EommaKrystal.

Gwaenchana eomma, lagipula jalanan sepi kok..”

“Hah.. Arraseo. Jangan lama-lama ya..”

Ne, eomma.”

CKITTTTTTTTT!!!!!

Terdengar suara mobil menabrak sesuatu. Kelihatannya begitu keras. Maka, semua orang di dekat daerah itu segera mendekati lokasi kejadian yang sepertinya telah menabrak seseorang. Semua orang mendekati lokasi itu. Hingga eomma Krystal yang mempunyai firasat buruk itu langsung mendekati lokasi kejadian sambil berdoa berharap bukan anaknya yang tertabrak.

Tapi, doa itu tak terkabul. Tangis eomma Krystal tak terbendung saat melihat anak semata wayangnya yang tergeletak di atas aspal dengan darah bercucuran dan nyawanya yang sekarat. Orang orang disekitar memanggil polisi dan memanggilambulance. Segera ambulance datang ke tempat kejadian dan membawa Krystal ke rumah sakit.

Eomma Krystal sangat panik. Tapi appa Krystal datang. Saat itu juga, tangisan eommaKrystal semakin menjadi jadi. Appa Krystal hanya bisa menghibur dan berkata Krystal akan baik baik saja. Saat appa Krystal menghibur eomma Krystal, lalu keluarlah dokter dari ruang operasi. Melihat itu, eomma Krystal langsung berlari ke arah dokter itu.

Uisa, bagaimana keadaan putri kami?” tanya eomma Krystal dengan sangat panik.

Dokter hanya geleng geleng kepala. Melihat kejadian itu, appa Krystal langsung mengguncang tubuh dokter itu.

“Apa maksud uisa menggelengkan kepala?! Bagaimana keadaan putri kami?!” tanyaappa Krystal sambil menangis.

Jwesonghamnida sajangnim. Krystal sekarat, dia kekurangan banyak darah. Apa ada diantara kalian berdua yang darahnya AB+? Dia benar-benar kehilangan banyak darah. Jika dia tidak mendapatkan darah itu segera, kemungkinan besar dia akan..” dokter itu tak berani meneruskan kata-katanya.

Eomma Krystal terduduk seketika ketika mendengar anaknya sekarat. Dia begitu shock, hingga akhirnya dia pingsan.

Appa Krystal yang saat itu benar-benar shock dan panik langsung menggendong eommaKrystal ke ruangan kamar di rumah sakit itu.

****

Sudah 3 minggu Krystal sekarat. Kedua orangtua krystal sangat cemas dengan keadaan putri semata wayang mereka itu. Mereka memberikan hadiah yang besar bagi siapa saja yang mau mendonorkan darahnya bagi anak mereka itu. Tak lupa, eommadan appa Krystal berdoa setiap saat memohon kesembuhan bagi anak mereka kepada Yang Maha Kuasa.

Bisa dibilang doa kedua orangtua Krystal didengar oleh Yang Maha Kuasa, tak lama kemudian appa Krystal mendapat telefon dari seseorang yang mendengar kabar tersebut. Karena begitu senang sekaligus cemas, kedua orangtua Krystal menyuruh pendonor itu untuk segera datang ke rumah sakit dan mendonorkan darahnya sesegera mungkin. Karena itu, orangtua Krystal tak memeriksa darah milik sang pendonor itu lebih dulu.

1 jam…
2 jam…
3 jam…

Orangtua Krystal masih tetap setia menunggu dokter keluar dari ruang operasi.

4 jam…
5 jam…

Dokter keluar dari ruang operasi. Kedua orangtua Krystal harap-harap cemas, langsung bangkit dan menghampiri dokter yang tersenyum. Melihat itu, kedua orangtua Krystal yakin bahwa operasi itu sukses.

Uisa, bagaimana keadaan putri kami?” tanya appa Krystal pada dokter.

“Dia sudah baik-baik saja, kita hanya perlu menunggu 2 hari lagi dan dia akan sadar.” Jawab dokter.

“Terima kasih, Tuhan.” Syukur eomma Krystal.

“Kalalu begitu, saya pergi dulu ya sajangnim..” kata dokter itu.

****

2 hari sudah terlewati setelah operasinya berhasil. Sekarang Krystal sudah sadar.Eomma dan appa Krystal berterima kasih pada sang pendonor dan sesuai janji mereka, mereka memberikan hadiah kepada sang pendonor.

****

5 Tahun Kemudian..

5 tahun sudah berlalu. Kini, appa Krystal sudah menyelesaikan pekerjaannya di Amerika. Dia sudah bisa kembali ke Korea. Krystal bertumbuhh menjadi yeoja manis, cantik dan pintar. Dia sudah duduk di kelas 1 SMP. Dan, sekarang dia bersekolah di Korea, bersama ketiga sahabatnya yang dulu.

“Krystal ah!! Aku senang sekali kita bisa satu sekolah lagi! Bogoshipeo! Kau tahu tidak kalau si Kai itu setiap hari selalu galau gara-gara kamu gak ada? Duh, dia berisik deh, malah curhat gak jelas gitu ke aku sama Sehun. Bikin kesel deh..” kata Sulli yang baru melihat Krystal di hari pertama mereka masuk sekolah itu.

Ya! Choi Sulli! Jangan mengucapkan hal yang tidak penting!” kata Kai marah.

“Apaan sih?!” dengus Sulli.

“Ya! Kalian berdua ini! Kenapa Krystal baru pulang kalian sudah berantem berantem sih?!” teriak Sehun.

“Mianhae chagiya. Bbuing Bbuing” kata Sulli sambil memperlihatkan aegyo yang menggemaskan hingga Sehun terdiam.

Chamkamman, chagiya? Apa kalian berdua berpacaran Sehun ah? Sulli ah?” tanya Krystal penasaran karena terkejut.

Nde, Krystal ah. Jangan cemburu ya, karena kudengar saat di sekolah dasar kau menyukai Sehun ya? Hahaha” kata Sulli bercanda.

Aish! Kenapa aku harus cemburu?! Siapa juga yang bilang aku suka sama Sehun?! Gak pernah lagi!” kesal Krystal. Pembicaraan mereka pun berakhir dengan tawaan. Sama seperti Kai. Hanya bedanya, dia tidak berhenti menatap Krystal. Menurutnya, Krystal yang sudah 5 tahun ini tidak ditemui sama sekali tidak berubah. Yang berubah hanyalah, dia semakin cantik. Itu yang dipikirkan Kai.

****

“Hey, Krystal ah, apa kau sudah namjachingu di Amerika?” tanya Sehun tiba-tiba saat Krystal sedang minum yang membuatnya terbatuk batuk. Melihat itu, Kai langsung terkejut.

Apa dia sudah punya namjachingu? pikir Kai dalam hati.

Ya! Oh Sehun! Tentu saja tidak! Aish, kau ini benar-benar menyebalkan! Sama sekali tak berubah!” kata Krystal kesal.

“Ayolah Krystal, tak perlu marah, aku kan hanya bertanya.” Kata Sehun yang membuat Krystal memutar kedua bola matanya.

Kai yang mendengar itu langsung memperlihatkan ekspresi wajah tenang. Dia tak tahu kalau daritadi sebenarnya Sehun dan Sulli memperhatikan Kai. Mulai dari wajahnya yang panik dan cemas, hingga saat Krystal berkata dia tak punya namjachingu yang membuat wajahnya tenang. Sehun dan Sulli saling menatap sebentar, lalu terkekeh dalam hati.

Istirahat makan siang itu berakhir dengan candaan dan tawaan. Bayangkan saja, 4 orang sahabat yang terpisah selama 5 tahun pasti punya banyak sekali cerita untuk di ceritakan bukan?

****

“Hah.. Sudah lama aku tidak main dengan kalian. Apa kalian mau pergi ke Game Centerhari ini?” tanya Krystal.

“Boleh. Kajja!” jawab Kai semangat. Sulli dan Sehun hanya terkekeh melihat sahabat mereka yang satu itu. Sulli dan Sehun sudah lama tahu kalau Kai menyukai Krystal. Hanya saja, Kai tidak mau menyatakannya walaupun sudah dianjurkan oleh Sulli dan Sehun.

“Yeay! The girls menang lagi! Kalian memang payah main game!” kata Sulli pada Kai dan Sehun lalu memberikan high five pada Krystal. Mereka memenangkan game MarioRacing Cart.

“Sulli! Pasang lagu kemenangan kita!!” perintah Krystal. Sulli langsung mengambilipodnya dan memasang headset satu ditelinganya dan satu lagi di telinga Krystal.

“We are the Champion ma friend~…”  terdengar Sulli dan Krystal bernyanyi. Kai dan Sehun merasa sedikit malu karena banyak yang melihat Krystal dan Sulli bernyanyi.

Ya!Ya!Ya! Hentikan! Apa kalian tidak malu dilihatin banyak orang?” kata Sehun. Sulli dan Krystal menghentikan nyanyiannya dan melihat sekelilingnya. Mereka sangat malu.

Jwesonghamnida,jwesonghamnida..” kata Krystal dan Sulli sambil membungkuk.

Kai dan Sehun tertawa geli melihat mereka berdua. Sepertinya mereka sangat senang melihat para yeoja itu dipermalukan oleh diri mereka sendiri.

****

2 tahun kemudian..

Tak terasa, ini adalah tahun terakhir mereka di SMP. Mereka mengalami banyak sekali kejadian-kejadian yang menyenangkan selama mereka di SMP. Saat pensi mereka membuat vocal group yang dimana Kai dan Sehun bermain gitar, sedangkan Sulli dan Krystal bernyanyi.

Saat Sehun dan Sulli bertengkar karena seorang adik kelas. Saat Kai hampir menyatakan perasaannya pada Krystal, dan masih banyak lagi. Di sekolah mereka berempat memang terkenal.  Tapi yang paling terkenal adalah Krystal dan Sehun. Sehun terkenal dengan bakatnya bermain basket dan ketampanannya. Hal itu membuat Sulli, yang menjadi yeojachingu Sehun sering cemburu karena banyak yeoja-yeoja yang mendekatinya.

Begitu pula dengan Kai. Krystal terkenal karena kecantikan, kepintaran dan bakat bernyanyinya yang luar biasa. Hal itu membuatnya dikelilingi banyak namja tampan seperti Baekhyun dan Luhan, sunbae mereka yang sekarang sudah masuk SMA di daerah sekolah itu juga. Dan mereka dengar, Baekhyun dan Luhan mengambil sekolah itu agar bisa mendekati Krystal. Hal itu membuat Kai, orang yang sudah sangat lama menyukai Krystal cemburu.

“Tidak terasa, kita sudah mau SMA ya..” kata Kai.

“Kau benar Kai, padahal aku aku merasa baru kemarin aku kenal dengan kalian bertiga. Waktu memang berjalan begitu cepat.” Jawab Krystal.

“Hah.. aku harap kita masuk ke SMA yang sama lagi nantinya.” Kata Sulli.

“Aku harap begitu juga..” jawab Sehun.

Merekapun melanjutkan pembicaraan mereka terus menerus hingga tiba-tiba, Krystal merasa badannya sakit semua. Dalam hitungan waktu 1 detik, dia langsung pingsan.

Kai, Sulli dan Sehun menjadi sangat cemas. Merekapun membawa Krystal ke UKS. Sehun dan Sulli masuk ke kelas, sementara Kai menjagai Krystal. Wajah Krystal sangat pucat. Dia sepertinya sangat kesakitan.

Tenanglah Krystal, aku disini untukmu. Batin Kai.

To Be Continue

Annyeong readers, udah lama nungguin ff ini ya? mianhae, soalnya aku juga nungguin komentar dari readers2 sekalian. dan setelah aku totalin, komen kalian sudah ada 12 di 5 blog tempat aku nge share ff ini. thanks a lot for waiting and become a nice readers:) leave comment^^